Cute Blue Flying Butterfly

ღ SHaRiNG eVeRYTHiNG aBouT KoReaN ღ

✿ 어서 오세요. 저는 당신이 내 블로그를 좋아 바랍니다. 감사합니 ✿
Showing posts with label lokasi syuting. Show all posts
Showing posts with label lokasi syuting. Show all posts

10 Wisata Drama dan Film Korea yang Layak Dikunjungi

Korean Wave benar-benar sudah menjadi demam tersendiri bagi kalangan muda, tak terkecuali Indonesia. Nah, jika Anda memang pecinta sejati drama dan film Korea, 10 destinasi ini harus Anda kunjungi karena tempat-tempat ini menjadi tempat syuting beberapa drama Korea sekaligus ikon tayangan tersebut.

1. Hapcheon Image Theme Park

Siapa yang tak tahu film terkenal yang melambungkan nama Won Bin sebagai salah satu idola wanita Korea. Ya, film epik berjudul “Taekgukgi : Brotherhood of War” yang berlatarbelakang kondisi Korea pada tahun 1950 ini mengambil setting di Hapcheon Image Theme Park mempunyai luas 231.404 meter persegi dan terletak di Gahori, Yongju-myeon. Lokasi ini dimiliki oleh 2 perusahaan besar Korea Selatan yakni KBS dan MBC. Dengan mengunjungi tempat ini, kita akan tahu bahwa para awak film tersebut memang bersungguh-sungguh memanfaatkan aneka ornamen agar kondisi studio mirip dengan setting film yang diinginkan. Menariknya, Hapcheon Image Park ini tidak hanya sebuah lokasi syuting namun juga membantu kita belajar tentang sejarah Korea Selatan dan Korea Utara.

 2. Myeong-dong Cathedral

Myeong-dong Cathedral adalah gereja umat Katholik Roma pertama di Korea Selatan. Daya tarik utama dari tempat ini adalah arsitekturnya yang indah dan strukturnya yang gothic. Tak heran jika ada beberapa serial Korea yang memakai Myeong-dong Cathedral yang  berada di Seoul ini sebagai tempat syuting. Tercatat drama tv “You Are Beatiful” menggunakan katedral untuk memperindah adegan antara Park Shin Hye yang berperan sebagai Go Minam dan Jang Geun Seok yang berperan sebai Hwang Tae Hyeong.

 3. Sungai Cheonggyecheon

Nama sungai Cheonggyecheon yang terletak di Seoul ini mungkin bukanlah nama yang mudah dilafalkan oleh lidah kita, namun begitu keberadaanya berhasil memberikan nuansa lain di tengah kepadatan kota. Sungai yang dulunya kotor ini sekarang menjadi sudut yang menyenangkan bagi warga setempat dan wisatawan. Tak heran jika dalam film Jeon Woo Chi yang dibintangi aktor Kang Dong Won serta Im Soo Jeong menjadikan sungai ini sebagai lokasi syuting untuk beberapa scene.  Anda pun jangan lewatkan Sungai Cheonggyecheon untuk sekedar bersantai atau melihat pertunjukan candlelight fountain yang menarik di malam hari.

 4. Sangyukwan University

Sangyukwan University adalah kampus beraliran konfusianisme yang berdiri sejak tahun 1938. Nama kampus ini ikut merangkak naik dan semakin dikenal publik luar Korea saat booming sering Sangkyukwan Scandal. Tidak hanya itu, kampus ini ternyata menjadi tempat menimba ilmu beberapa artis Korea Selatan seperti Ji Hyun Woo (Becomming Billionare), Song Joong Ki, Moon Geung Young dan Go Hye Sun yang membintangi “God of Study”. Bangunan Sangkyukwan University berada di dua lokasi sekaligus. Jurusan Ilmu Kemanusiaan dan Sosial terletak di Myeongnyun Dong, Jongno-gu, di pusat Seoul. Sedangkan jurusan Ilmu Pengetahuan di Cheoncheon Dong, Jangan Gu, Suwon.

 5. Full House

Salah satu daya tarik Full House selain dari segi cerita adalah ornamen syuting yang memesona. Mulai dari model pakaian hingga rumah “Full House” yang dalam cerita itu dihuni oleh pasangan Yeong Jae (diperankan oleh Rain) dan Ji Eun (diperankan oleh Son Hye-kyo). Di Korea, rumah Full House ini lantas menjadi ramai dibicarakan sejalan dengan boomingnya serial tersebut. Kini, rumah dengan gaya minimalis modern tersebut menjadi salah satu tujuan wisata yang layak Anda kunjungi jika bepergian ke Korea. Rumah ini berada di bibir pantai Incheon ini sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja.

 6. N Seoul Tower

N Seoul Tower adalah salah satu landmark kota Seoul yang terletak di puncak gunung Namsan. Disinilah tempat syuting beberapa scene Boys Before Flower dan Princess Hours. Menara yang dibangun sejak tahun 1969 di dalamnya terdapat Teddy Bear Museum yang menjadi tempat syuting Princess Hours saat adegan Chae-gyeong berjalan bersama nenek sang calon raja Lee Shin. Nah, jangan lewatkan N Seoul Tower sebagai salah satu destinasi Anda ya.

 7. Nami Island

Bagi penyuka serial Winter Sonata yang romantis, pemandangan Nami Island tentu sudah tidak asing lagi. Berada di Chuncheon, Gangwon-do, tempat ini memang sangat indah dan memesona. Jajaran pohon yang rapi baik saat sedang meranggas maupun saat musim semi sama-sama memberikan nuansa keindahan. Belum lagi pepohonan lain yang tidak hanya memberikan pemandangan hijau, tapi juga kuning dan merah. Di pulau ini kita bisa melihat langsung dimana saja Choi Ji-woo dan Bae Yong Joon saling memadu kasih.

 8. Banpo Bridge

Banpo Bridge adalah jembatan yang menghubungkan Seocho dan Yungsan, membelah sungai Han di pusat Kota Seoul. Yang menarik samping kanan dan kiri jembatan nan kokoh ini memancarkan air yang juga bersumber dari Sungai Han. Oleh pemerintah setempat, air mancur ini diperindah dengan cahaya warna-warni LED. Sehingga jika dari kejauhan Anda melihatnya, air mancur itu akan memancarkan beraneka warna, seperti merah, kuning dan biru. Ada sekitar 190 ton air yang berhasil dipancarkan air mancur melalui 9.380 lubang dalam setiap menitnya di sepanjang sisi kanan dan kiri jembatan. Nah, karena keindahannya inilah maka jembatan ini sering digunakan untuk syuting video klip dan drama serta film Korea seperti Super Junior dan serial Boys Before Flower.

 9. Lotte World

Bagi penggemar serial Boys Before Flower tentu sudah tidak asing lagi dengan taman bermain indoor terbesar di dunia ini. Syuting serial Boys Before Flower yang berlangsung di Lotte Hotel World saat Ji-Hoo (Kim Hyun-Joong) mengadakan pesta selamat datang untuk kekasihnya. Serial Stairway to Heaven juga memilih arena ice skating Lotte World sebagai lokasi pengambilan gambar. Oya, Anda tidak akan rugi berada di sini, karena aneka wahana permainan bisa dipilih sesuka hati untuk Anda dan keluarga coba. Lotte World terletak di jantung kota Seoul tepatnya di Seoul-si Songpa-gu Jamsil-dong 40-1 sebelah selatan Han River.

 10. Myeongdong

Surga belanja Korea Selatan adalah kawasan Myeongdong. Kini, tempat ini tidak hanya menjadi tujuan destinasi wisata belanja namun juga sering menjadi lokasi syuting dua serial drama terkenal yakni Princess Hours dan Boys Before Flowers. Disinilah Lee Shin dan Chae-gyeong berciuman dalam salah satu episode Princess Hours. Sedangkan Boys Before Flower menjadikan restoran The Farmer’s Table di kawasan Myeongdong menjadi lokasi pengambilan beberapa gambar.

credit :: korea.panduanwisata

Sejenak Menjadi Penghuni “Full House”

Anda penggemar drama Korea? Jika ya, tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan serial Full House yang pernah ditayangkan oleh televisi swasta di Indonesia. Jika Anda belum pernah melihat drama komedi romantis yang dibintangi oleh Rain dan Son Hye-kyo ini maka bersiaplah penasaran dan ingin menontonnya.

Salah satu daya tarik Full House selain dari segi cerita adalah ornamen syuting yang memesona. Mulai dari model pakaian hingga rumah “Full House” yang dalam cerita itu dihuni oleh pasangan Yeong Jae (diperankan oleh Rain) dan Ji Eun (diperankan oleh Son Hye-kyo). Di Korea, rumah Full House ini lantas menjadi ramai dibicarakan sejalan dengan boomingnya serial tersebut. Kini, rumah dengan gaya minimalis modern tersebut menjadi salah satu tujuan wisata yang layak Anda kunjungi jika bepergian ke Korea.

Mungkin banyak yang mengira jika rumah yang digunakan syuting Full House ini merupakan rumah yang disewa hanya untuk keperluan syuting. Salah. Ternyata, rumah ini khusus dibangun untuk mensukseskan drama yang dibintangi beberapa aktris terkenal Korea tersebut. Rumah yang pembangunannya menghabiskan dana  1 juta USD itu berada di Gwangyeok-si, Incheon.

Keputusan untuk menjadikan rumah Full House ini sebagai destinasi wisata tidaklah salah. Tilik saja arsitekturnya. Rumah ini berada di bibir pantai Incheon. Pelataran belakang yang menghadap pantai dilengkapi dengan bangku dan dermaga mini dari kayu. Sedangkan teras bagian depannya menghadap ke jalan sepi berkelok. Rumah tanpa tetangga ini terdiri dari 2 lantai dengan material yang didominasi kaca. Jadi, kalau Anda berada di dalam rumah, eksotisme pantai dan lingkungan yang sepi itu tetap bisa dinikmati. Semua ornamen dan furniture yang ada di drama masih tetap dipertahankan keasliannya sehingga cocok menjadi destinasi pilihan wisata ke Korea Selatan.

Rumah khas Korea ini berada di Incheon yang merupakan salah satu kota utama di Korea Selatan setelah dibangunnya Bandara International Incheon. Dari airport Incheon, Anda bisa menumpang bus no.223 menuju Yeongjong Airport. Lantas teruskan perjalanan Anda ke Sammock Wharf dengan bus nomor 710 kemudian disambung dengan feri menuju Si-do. Si-do berjarak 1,5 km dari Full House. Untuk membawa Anda sampai ke rumah indah tersebut, Anda bisa menumpang taksi, sepeda atau jalan kaki. Rumah Full house dibuka setiap hari, dari jam 07.00 – 18.00 dengan tiket masuk seharga 5000 Won.

credit :: korea.panduanwisata

N Seoul Tower, lokasi terkenal syuting City Hunter, Boys Before Flowers, dan Princess Hours

N Seoul Tower terletak di puncak Gunung Namsan, Seoul. Ada tiga serial drama korea terkenal yang lokasi syutingnya di sini yaitu City Hunter, Boys Before Flowers dan Princess Hours.

Di menara yang dibangun sejak 1969 itu, pengunjung bisa melihat lokasi syuting saat Gu Jun-pyo (Lee Min Ho) menunggu Jan-di. Saat itu Jun-pyo berkencan dengan Jan-di namun akhirnya terjebak di gondola dalam perjalanan menuju N Seoul Tower.

Sedangkan untuk Princess Hours, di sinilah ada Teddy Bear Museum. Museum tersebut merupakan lokasi syuting adegan Chae-gyeong jalan-jalan bersama nenek sang calon raja Lee Shin.

Tertarik ke sini? Jika ingin mengunjungi Teddy Bear Museum saja, Anda harus membayar tiket 8 ribu Won. Namun jika mau masuk ke N Seoul Tower, tiketnya menjadi 14 ribu Won.

Untuk menuju ke tempat ini ada beberapa cara, pertama dengan menggunakan Seoul City Tour Bus yang berkeliling setiap 30 menit. Kedua dengan naik sub way dari line tiga atau empat dan turun di stasiun Chungmuro. Lalu Anda keluar melalui no. 2 dan naiklah Namsan Shuttle Bus yang ada di depan Daehan cinema.
Ingin mencoba pengalaman perjalanan lainnya? Anda juga bisa naik cable car untuk menuju N Seoul Tower. Untuk naik cable car, Anda bisa naik subway line empat dan turun di Myeongdong exit 3. Lalu jalan hingga Hotel Pacific selama kurang lebih 10 menit untuk sampai ke stasiun cable car.

Eits… jangan lupa beli cinderamata ya. Yang khas dari N seoul ini adalah gembok cinta. Dimana melambangkan abadian cinta di dalamnya.


credit :: korea.panduanwisata

Syuting Winter Sonata di Nami Island

Nami Island, pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan pulau ini!! Ya.. benar saja.. Pulau ini adalah tempat syuting Winter Sonata salah satu film korea yang amat diminati di penjuru dunia. Korea, sangat terkenal dengan film-film romantisnya seperti Winter Sonata, City Hunter, Boys Over Flower, Princess Hours, Secret Garden, etc.

Indah seperti daun yang mengambang diatas danau Cheongpyung yaitu 63 kilometer dari Sungai Han ada sebuah pulau yang dinamakan Nami Island. Belum ada mobil di pulai tersebut, dan pasti udaranya pun masih sangat segar. Dengan hanya berjalan sekitar 6 kilometer pulau berbentuk setengah bulan ini pun dapat anda lintasi dalam hitungan menit saja.

Pulau ini sangatlah unik, dan meski letaknya agak terpencil tetap saja dipenuhi pengunjung pada akhir pekan apalagi liburan. Anda dapat menikmati suasana santai dan berjalan di sekitar.
Bagi Anda para Penggemar Winter Sonata, wajib datang ke Nami Island. Pulau ini berada di kawasan Chuncheon, Gangwon-do. Jika tak mau susah untuk mencapai pulau ini ada tur bus yang berangkat dari Insadong, Seoul, pada pukul 09.30 dan kembali pukul 16.00. Harga tiket busnya PP 15 ribu Won.

Untuk masuk ke pulau ini, pengunjung harus membayar tiket seharga 10 ribu Won. Namun untuk turis asing mendapat diskon menjadi 8 ribu Won atau sekitar Rp 64 ribu.

Di pulau ini, Anda bisa melihat langsung di mana saja Choi Ji-woo dan Bae Yong Joon, dua pemeran utama Winter Sonata, saling memadu kasih. Misalnya saja hutan tempat mereka berjalan-jalan. Pemandangan di tempat ini memang sungguh romantis.

credit :: korea.panduanwisata

5 Tempat Paling Romantis di Korea Selatan

Siapa yang tidak mau menghabiskan waktu bersama orang terkasih di Korea Selatan? Tempat ini menyediakan destinasi wisata yang akan makin mempererat tali kasih Anda. Panoramanya indah plus mitos-mitos cinta yang selalu mengiringi di setiap ceritanya. Beberapa diantara popular karena menjadi tempat syuting drama Korea yang menceritakan kisah percintaan. Bersiaplah menulis kannya di list “must see place” Anda 5 tempat paling romantis di negeri gingseng.

1. Nami Island

Indah seperti daun yang mengambang diatas danau Cheongpyung yaitu 63 kilometer dari Sungai Han ada sebuah pulau yang dinamakan Nami Island. Dengan hanya berjalan sekitar 6 kilometer pulau berbentuk setengah bulan ini pun dapat Anda lintasi dalam hitungan menit saja. Pulau ini sangatlah unik, dan meski letaknya agak terpencil tetap saja dipenuhi pengunjung pada akhir pekan apalagi liburan. Anda dapat menikmati suasana santai dan berjalan di sekitar.
Bagi Anda para Penggemar Winter Sonata, wajib datang ke Nami Island. Pulau ini berada di kawasan Chuncheon, Gangwon-do. Di pulau ini, Anda bisa melihat langsung di mana saja Choi Ji-woo dan Bae Yong Joon, dua pemeran utama Winter Sonata, saling memadu kasih. Misalnya saja hutan tempat mereka berjalan-jalan. Pemandangan di tempat ini memang sungguh romantis.

2. Jeju Island

Jeju terletak di bagian selatan Korea Selatan. Jeju, yang juga sering disebut sebagai Cheju, adalah surga bagi mereka yang sedang berbulan madu. Di Jeju, Anda dapat menemukan tempat-tempat menarik seperti kuil, museum, restaurant, tempat belanja, tempat-tempat untuk travelling dan menikmati petualangan, dan wilayah-wilayah lain yang belum terjelajahi. Udara di pulau ini terasa menyenangkan karena iklim sub tropis yang ada di sana tidak begitu ekstrim sehingga membuat Anda dapat berkeliling ke semua tempat hampir sepanjang tahun. Objek-objek wisata yang ada di pulau ini menawarkan kesenangan bagi para pelancong untuk memanjakan diri sendiri. Pemandangan alam yang luar biasa indah – mulai dari pantai, air terjun dan puncak tertinggi – adalah daya tarik utama dari pulau ini. Dari Halla-San (puncak gunung tertinggi di Korea Selatan), Anda dapat menikmati pemandangan yang sangat menakjubkan saat matahari terbit dan tenggelam. Jika Anda besemangat untuk ber hiking, ada cukup banyak area untuk trekking yang dapat Anda nikmati.

3. Han River

Sungai Han adalah sungai terbesar di Seoul dan juga merupakan sungai terbesar ke Empat di Semenanjung Korea. Sungai ini memiliki panjang sekitar 512 kilometer. Di sana terdapat banyak sekali jembatan yang menawarkan keunikan-keunikan tersendiri bagi penggunanya. Sebagian dari jembatan-jembatan ini hanya boleh dilalui oleh subway, pesepeda atau pejalan kaki. Di Jembatan Nodeulseom Anda dapat menikmati sensasi berjalan di atas jembatan sepanjang 300 meter yang serasa seperti berjalan di dalam air, karena jembatan ini terbenam sedalam 30 cm di dalam air. Tanaman-tanaman air juga ditanam di sepanjang jembatan ini sehingga semakin menambah sensasi nikmatnya berjalan di air. Anda juga dapat menikmati pemandangan sepanjang sungai dengan kesejukan udaranya dengan bersepeda. Ada beberapa tempat penyewaan sepeda yang dapat Anda temukan di sepanjang jalan di tepi sungai. Jangan lupa untuk menikmati perjalanan di tepi sugai dengan menggunakan in line skate karena jalan yang tersedia diaspal dengan sangat halus. Kegiatan ini akan sangat pas Anda lakukan pada pagi hari atau menjelang matahari terbenam. Satu pesona yang sering dicari oleh para wisatawan adalah menikmati suasana malam kota Seoul dari atas kapal ferry. Hal ini biasanya banyak diminati oleh para muda-mudi karena mereka dapat mendapatkan suasanya yang cukup romantis dari atas kapal ferry.

4. Gembok Cinta N Seoul Tower

Di menara yang dibangun sejak 1969 itu, pengunjung bisa melihat lokasi syuting saat Gu Jun-pyo (Lee Min Ho) menunggu Jan-di. Saat itu Jun-pyo berkencan dengan Jan-di namun akhirnya terjebak di gondola dalam perjalanan menuju N Seoul Tower. Yang khas dari N Seoul Tower ini adalah gembok cinta yang melambangkan keabadian cinta. Gembok cinta ini oleh para pasangan yang datang dipasangkan ke beberapa sudut N Seoul Tower yang telah disediakan. Mitos yang berkembang bahwa setiap pasangan kekasih yang memasang gembok cinta disini maka cinta mereka akan abadi karena gembok tersebut melambangkan ikatan kasih sayang antar pasangan. Di tempat ini kita akan menemui bermacam-macam gembok dari yang biasa, berbentuk love dengan berbagai macam tulisan berisikan harapan masing-masing pengunjung dan cita-cita pasangan di masa mendatang.

5. Ice Skating Rink di Grand Hyatt Hotel Seoul

Arena ice skating yang ada di hotel Grand Hyatt Seoul ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata yang sangat romantis. Beberapa iklan tv dan drama Korea menjadikannya sebagai lokasi syuting. Dengan desain tata lampu yang memesona, pemandangan malam kota Seoul, musik lembut yang senantisa mengalun, pantaslah jika ice skating rink ini merupakan tempat yang paling dicari oleh para pasangan yang sedang jatuh cinta. Terletak di kawasan Yongsam, Hannam-dong, kolam renang outdoor hotel ini berubah menjadi arena ice skating seluas 910 meter saat musim dingin yakni sekitar bulan Desember  sampai Februari. Beberapa serial drama Korea yang memilih ice skating ring ini untuk pengamblan beberapa shot mereka ada Boys Before Flower dan reality show We Got Married.

credit :: korea.panduanwisata

Menikmati Keheningan di Buamdong

Apakah Anda penggemar drama seri Korea? Klo iya, pasti Anda kenal dengan ’My Lovely Sam Soon’, ‘The First Shop of the Coffee Prince’, dan yang masih segar sekarang ini ‘City Hunter’. Itu semua adalah beberapa film yang menggunakan Buam-dong sebagai salah satu lokasi shooting. Sebenarnya apa yang menarik dengan tempat ini?
   
Buam-dong adalah sebuah daerah yang berada di dekat pusat kota Seoul. Buam-dong berada di antara dua gunung, Inwangsan dan Bugaksan, yang oleh karena itu menawarkan kesegaran yang jauh berbeda dari pusat kota Seoul. Tempat ini sangat sepi, jauh lebih sepi dari Seoul yang tidak jauh darinya. Tapi bagi orang-orang di sana, mereka menginginkan ketenangan ini agar tetap seperti itu.

Buam Dong dulunya adalah tempat dimana penghuninya sebagian besar adalah seniman dan penulis. Tetapi sekarang, banyak galeri-galeri moderen, cafe, restauran moderen berdiri berdampingan dengan tempat penggilingan, tempat potong rambut tua, dan tentunya masih di jalan bukit yang sempit. Semua ini  membuat Buam-dong menjadi lebih kompleks, namun masih menjadi tujuan wisata yang klasik dan menawan.

Ada sebuah cerita yang tertinggal di Buam-dong. Pada tahun 1968, seorang mata-mata Korea Utara mencoba menyusup ke Seoul menerobos melalui Benteng Seoul melalui punggung bukit, yang juga melalui Buam-dong. Dia berusaha untuk membunuh Presiden Korea Selatan. Di dalam perjalanannya ke Seoul, dia membunuh seorang kepala polisi setempat, yang kemudian diabadikan dalam patung setengah badan di dekat jalan masuk Buam-dong.

Itu adalah sepenggal tragedi yang pernah terjadi di Buam-dong. Sekarang pintu gerbang masuk ke Buam-dong sungguh-sungguh aman, karena dilindungi oleh Changuimun (gerbang tertua dari ke empat gerbang Benteng Seoul) yang dibangun dari batu granit dan kayu. Tempat ini juga banyak dikunjungi oleh para wisatawan. Namun, untuk masuk Changuimun, Anda harus menunjukkan identitas Anda (bagi wisatawan, cukup menunjukkan passport) karena daerah ini dianggap sebagai zona kendali militer. Jika Anda berjalan-jalan di tempat ini pada siang hari, Anda dapat menikmati pemandangan indah dan segar, sedangkan jika Anda berjalan-jalan pada malam hari, Anda dapat melihat pemandangan kota Seoul dari ketinggian.

Selain cerita sejarah dan suasananya, Anda juga dapat menikmati makanan-makanan lezat yang disajikan oleh restauran-restauran dan juga cafe yang ada di sini. Buam-dong sungguh tempat yang sangat mempesona. Meski modernisme tinggal di tempat ini, namun pesona klasiknya yang khas tidak pernah hilang dari tempat ini. Tempat ini tak pernah hingar bingar, namun tak pernah mati. Pesonanya selalu menarik banyak orang mengunjunginya. Itulah alasan mengapa banyak sineas yang terpikat dengan kecantikan tempat ini sebagai lokasi shooting mereka.

Untuk sampai ke tempat ini, Anda dapat menggunakan subway, dari Stasiun Hongje naik jalur 3. Anda juga dapat menggunakan bus jalur 1711, 1020, 7212, 2018, atau 7022.

credit :: kora.panduanwisata